Ini Makna Zakat Fitrah dan Syarat-Syaratnya

You are currently viewing Ini Makna Zakat Fitrah dan Syarat-Syaratnya
Zakat fitrah berupa bahan makanan pokok yang dimakan sehari-hari seperti beras jagung kedelai belum dan lain sebagainya

IndonesiaBerbagi.id – Zakat adalah kewajiban setiap muslim laki-laki maupun perempuan. Karena itu, Allah SWT memerintahkan kita untuk selalu menunaikan zakat sesuai dengan nisab dan haulnya.

Ada bermacam zakat yang diwajibkan salah satunya zakat fitrah.

Zakat fitrah merupakan salah satu dari jenis zakat yang wajib dikeluarkan setiap individu merdeka dan mampu serta sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

Zakat sendiri menjadi salah satu bagian dari rukun islam yang ke-4. Oleh karena itu, diwajibkan sebagai umat muslim untuk selalu membayar zakat terutama zakat fitrah.

Zakat Fitrah, jenis zakat yang wajib dikeluarkan setiap individu merdeka dan mampu

Pengertian zakat fitrah adalah zakat yang berguna membersihkan harta dan sebagai pelengkap ibadah puasa. Tanpa zakat fitrah, puasa kita tidak terlengkapi.

“Dari Ibnu Umar radhiallahuanhuma sesungguhnya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda:

Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka bersaksi bahwa tidak ada Ilah selain Allah dan bahwa Muhammad adalah Rasulullah, menegakkan shalat, menunaikan zakat. Jika mereka melakukan hal itu maka darah dan harta  mereka akan dilindungi kecuali dengan hak Islam dan perhitungan mereka ada pada Allah Subhanahu wata’ala.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Kadar zakat fitrah 2,5 kg beras

Syarat-syarat wajib zakat fitrah yaitu

  • Beragama Islam dan Merdeka,
  • Menemui dua waktu yaitu diantara bulan Ramadhan dan Syawal walaupun hanya sesaat,
  • Mempunyai harta yang lebih dari pada kebutuhannya sehari-hari untuk dirinya dan orang-orang di bawah tanggungan pada hari raya dan malamnya.
  • Persyaratan di atas merupakan syarat-syarat untuk orang yang wajib zakat fitrah.

Ada juga syarat tidak wajib zakat fitrah yaitu,

  1. Orang yang meninggal sebelum terbenam matahari pada akhir Ramadhan,
  2. Anak yang lahir selepas terbenam matahari pada akhir Ramadhan,
  3. Orang yang baru memeluk agama Islam sesudah matahari terbenam pada akhir Ramadhan,
  4. Tanggungan istri yang baru saja dinikahi selepas matahari terbenam pada akhir Ramadhan.
Zakat lebih mudah di Yayasan Rahmatan Lil Alamin

Kapan Harus Dikeluarkan?

Jika Anda termasuk orang yang wajib mengeluarkan zakat fitrah, ada baiknya mengeluarkannya pada waktu yang tepat.

“Telah menceritakan kepada kami [Muslim bin Amru bin Muslim Abu Amru Al Khaddza’ Al Madani] telah menceritakan kepadaku [Abdullah bin Nafi’ As Sha`igh] dari [Ibnu Abu Zannad] dari [Musa bin Uqbah] dari [Nafi’] dari [Ibnu Umar] bahwasanya Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam memerintahkan untuk membayar zakat fitrah sebelum berangkat (ke tempat shalat) pada hari raya idul fitri. Abu ‘Isa berkata, ini merupakan hadits hasan shahih gharib, atas dasar ini para ulama lebih menganjurkan untuk membayar zakat fitrah sebelum berangkat shalat.” (HR. Tirmidzi: 613)

Dari hadis diatas, dikatakan bahwa zakat fitrah sebaiknya dilaksanakan sebelum sholat Idul Fitri. Walaupun demikian, ada baiknya juga kita melaksanakan zakat fitrah kita sebelum hari raya supaya kewajiban kita terpenuhi lebih cepat.

Mengapa perlu mengetahui waktu wajib zakat fitrah? Karena terlewat dari waktu tersebut maka waktu haram untuk memberikan zakat fitrah.

Berikut uraian waktu zakat yang tepat untuk mengeluarkan zakat fitrah.

  • Waktu Harus: bermula dari awal bulan Ramadhan sampai akhir bulan Ramadhan.
  • Waktu Wajib: setelah matahari terbenam pada akhir bulan Ramadhan.
  • Waktu Afdhal: setelah melaksanakan solat subuh pada hari akhir Ramadhan sampai sebelum mengerjakan sholat idul fitri.
  • Waktu Makruh: melaksanakan sholat idul fitri sehingga sebelum terbenam matahari.
  • Waktu Haram: setelah matahari terbenam pada hari raya Idul Fitri.

Berapa Zakat Fitrah yang Harus Dikeluarkan?

Kadar zakat fitrah 2,5 kg beras

Zakat fitrah merupakan zakat yang harus dikeluarkan sebelum sholat idul fitri berlangsung. Jenis zakatnya yaitu sesuai dengan makanan pokok di Indonesia sendiri makanan pokoknya beras.

Setiap balita hingga orang dewasa memiliki kewajiban membayar zakat sebesar 3,5 liter atau 2,5 kg beras. Apabila ingin menggantikannya dengan uang, maka harus membayar sesuai dengan harga dari 2,5 beras tersebut. Yang selanjutnya bisa salurkan kepada  masjid terdekat atau kepada lembaga amil zakat yang terpercaya.

Takaran zakat fitrah sudah jelas, yuk berlomba-lomba muliakan tamu agung bulan Ramadhan dengan membayar zakat fitrah di Yayaysan Rahmatan Lil Alamin,  amanah, mudah dan lembaga terpercaya.

Share on Whatsapp

Leave a Reply