Keutamaan Shalat Dhuha

8 Keutamaan Shalat Dhuha, Mendapat Pahala Sedekah hingga Pahala Haji Umroh

Table of Contents

Pada pelaksanaannya, shalat dhuha dapat dilaksanakan mulai dari 2 hingga 12 rakaat dalam satu hari, sahabat dapat melaksanakan shalat sunnah ini sebelum mulai beraktivitas atau sebelum belajar kerja.

Artikel ini akan mengulas keutamaan shalat Dhuha berdasarkan beberapa hadits Nabi SAW. Dengan mengetahui keutamaan-keutamaannya, hal ini dapat dijadikan sebagai motivasi bagi sahabat untuk mengerjakan amalan ini secara istiqamah.

Keutamaan Shalat Dhuha

Berikut adalah beberapa keutamaan shalat Dhuha yang dapat sahabat ketahui.

1. Shalat Dhuha Sebagai Sedekah

Tahukah sahabat, bahwa shalat Dhuha disebut sebagai amalan yang bernilai sedekah. Dimana pada setiap pagi umat Islam dianjurkan untuk mengeluarkan sedekah dari setiap ruas anggota tubuhnya, shalat dhuha menjadi amalan bernilai sedekah yang sepadan dengan sedekah dari anggota tubuh kita. Hal itu sebagaimana sabda Nabi SAW berikuit ini:

“Setiap ruas dari anggota tubuh di antara kalian pada pagi hari, harus dikeluarkan sedekahnya. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kebaikan adalah sedekah, dan mencegah kemungkaran adalah sedekah. Dan semua itu dapat disepadankan dengan mengerjakan shalat Dhuha dua rakaat.” (H.R. Muslim)

2. Shalat Dhuha Sebagai Investasi Amal Cadangan

Shalat merupakan amalan yang pertama kali djhisab pada hari akhir kelak, sebagai manusia terkadang terdapat kekurangan pada shalat yang kita kerjakan. Shalat sunnah termasuk shalat Dhuha menjadi amalan yang dapat menambal atau menyempurnakan kekurangan dari shalat wajib.

Dengan demikian, kita dianjurkan untuk melaksanakan shalat sunnah dengan sebaik mungkin agar kita termasuk ke dalam golongan orang yang beruntung. Misalnya shalat sunnah rawatib, tahajud, witir, hingga shalat dhuha. Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya yang pertama kali dihisab pada diri hamba pada hari kiamat dari amalannya adalah shalatnya. Apabila benar (shalatnya) maka ia telah lulus dan beruntung, dan apabila rusak (shalatnya) maka ia akan kecewa dan rugi. Jika terdapat kekurangan pada shalat wajibnya, maka Allah berfirman, ‘Perhatikanlah, jikalau hamba-Ku mempunyai shalat sunah maka sempurakanlah dengan shalat sunahnya sekadar apa yang menjadi kekurangan pada shalat wajibnya. Jika selesai urusan shalat, barulah amalan lainnya.” (H.R. Ash-habus Sunan)

3. Akan Dibangunkan Istana di Surga

Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa shalat Dhuha 12 rakaat, maka Allah Swt akan membangunkan baginya istana dari emas di surga.” (HR Ibnu Majah)

Sahabat, berdasarkan hadits di atas, apabila seseorang istiqomah dalam melaksanakan shalat dhuha akan dibangunkan istana di surga kelak. Jumlah rakaat yang disebutkan dalam hadits di atas merupakan jumlah yang ideal, tentunya untuk mencapai 12 rakaat shalat dhuha setiap hari perlu pembiasaan yang konsisten dari hari ke hari sehingga amalan ini men jadi bagian dari diri kita yang tak pernah terlupakan.

4. Mendapat Pengampunan Dosa

Shalat dhuha merupakan salah satu amalan terbaik yang dapat kita laksanakan setiap hari sebelum memulai aktivitas. Hal ini dikarenakan konsisten mengerjakannya akan mendapatkan keutamaan yang besar yakni diampuninya dosa-dosa. Rasulullah SAW bersabda:

“Rasulullah Saw bersabda: ‘Barang siapa yang menjaga shalat Dhuha, maka dosa-dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan’.” (HR Ibnu Majah)

5. Dicukupkannya Kebutuhan

Keutamaan shalat dhuha berikutnya ialah mendapatkan kecukupan rezeki, hal itu dikarenakan Allah SWT akan mencukupkan rezeki seorang hamba dari pagi sampai sore apabila ia melaksanakan shalat sunnah ini. Rasulullah SAW bersabda:

“Allah Swt berfirman: ‘Wahai anak Adam, rukuklah (shalatlah) karena Aku pada awal siang (shalat Dhuha) empat rakaat, maka Aku akan mencukupi (kebutuhan)-mu sampai sore hari.” (HR Imam Ahmad)

Kecukupan rezeki dapat kita maknai dari beberapa hal, baik dari dilancarkannya kita dalam mencari rezeki sehingga dapat mencukupi kebutuhan pada hari tersebut, atau diberikan rasa syukur dan kebahagiaan dalam diri sehingga senantiasa merasa cukup atas segala hal yang dimiliki.

6. Mendapat Pahala Haji dan Umroh

Haji dan Umroh merupakan dua amalan yang memerlukan banyak hal, mulai dari harta, fisik, hingga keluangan waktu. Haji merupakan rukun islam dan umroh merupakan ibadah sunnah, keduanya merupakan ibadah yang agung dan dilaksanakan di baitullah (Mekkah).

Namun demikian, tidak semua mendapat kesempatan untuk melaksanakan salah satu atau keduanya. Hal itu dikarenakan berbagai kondisi, baik kondisi ekonomi ataupun kondisi fisik yang kurang mendukung.

Tahukah sahabat, bahwa shalat dhuha termasuk ibadah yang Istimewa, ketika kita mengerjakannya secara berangsur dari shalat shubuh berjamaah, berdzikir hingga matahari terbit, dan langsung shalat dhuha. Maka siapa saja yang melaksanakan hal tersebut secara berangsur, ia telah mendapat pahala seperti haji dan umroh. Rasulullah SAW bersabda:

“Rasulullah Saw bersabda: Barangsiapa yang shalat Subuh berjamaah kemudian duduk berzikir untuk Allah sampai matahari terbit kemudian (dilanjutkan dengan) mengerjakan shalat Dhuha dua rakaat, maka baginya seperti pahala haji dan umrah, sepenuhnya, sepenuhnya, sepenuhnya.” (HR Tirmidzi)

7. Masuk Surga Lewat Pintu Khusus

Selain dibangunkan istana di surga, seseorang yang istiqomah dalam melaksanakan shalat dhuha ia akan mendapatkan penghargaan dari Allah SWT yakni masuk surga melalui pintu khusus. Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya di surga kelak terdapat pintu yang bernama adh-Dhuha, dan pada hari kiamat nanti akan terdengar panggilan, di manakah orang-orang yang melanggengkan shalat Dhuha, ini adalah pintu kalian masuklah kalian dengan rahmat Allah Swt.” (HR Thabrani)

8. Termasuk Orang yang Kembali Taat

Terakhir, melaksanakan shalat dhuha sebelum beraktivitas menjadikan kita termasuk ke dalam golongan orang yang kembali taat. Hal itu sebagaimana disampaikan dalam hadits Nabi SAW berikut ini.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah menjaga shalat sunnah Dhuha melainkan awwab (orang yang kembali taat). Inilah shalat awwabin.” (HR. Ibnu Khuzaimah)

Sahabat, itulah beberapa keutamaan shalat dhuha yang dapat sahabat jadikan sebagai motivasi dalam mengerjakan amal. Semoga menginspirasi kita semua untuk senantiasa berlomba-lomba dalam kebaikan dan meraih keridhoannya dengan mengerjakan berbagai amalan.

Sahabat juga dapat mengetahui beberapa amalan setelah shalat subuh untuk menjadikan pagi harinya sebagai momen terbaik dan mengawalinya dengan berbagai kebaikan. Ketahui yuk amalan setelah shalat subuh dalam artikel ini: Amalan Setelah Shalat Shubuh

Referensi:

Rumaysho. Keutamaan Shalat Dhuha. Diakses pada 21 Juni 2025 dari: https://rumaysho.com/2845-keutamaan-shalat-dhuha.htmlRepublika. Tujuh Keutamaan Sholat Dhuha, Salah Satunya Dapat Istana Emas di Surga. Diakses pada 21 Juni 2025 dari: https://khazanah.republika.co.id/berita/sk8oes483/tujuh-keutamaan-sholat-dhuha-salah-satunya-dapat-istana-emas-di-surga-part2