Bulan Dzulhijjah Adalah salah satu bulan yang sangat Istimewa dalam kalender Islam. Ia termasuk ke dalam bulan haram (bulan yang dimuliakan Allah SWT), di mana amal kebaikan dilipatgandakan dan kemaksiatan lebih berat dosanya. Di dalamnya terdapat momen istimewa seperti Hari Raya Idul Adha, ibadah qurban, serta ibadah haji.
Bulan ini merupakan momen terbaik untuk meningkatkan amalan kita dan meraih keberkahan yang ada didalamnya. Agar lebih semangat meraih pahala dari salah satu bulan yang Allah muliakan ini, cari tahu yuk sejumlah keutamaan dan amalan sunnahnya dalam artikel ini secara lengkap.
Daftar Keutamaan Bulan Dzulhijjah Menurut Dalil Sahih
Sebagai salah satu bulan yang Allah muliakan, sahabat harus tahu apa saja keutamaan Bulan Dzulhijah ini sebagai salah satu pemicu semangat dalam meningkatkan amalan di bulan ini. Berikut adalah beberapa keutamaan Bulan Dzulhijjah yang dapat kamu ketahui.
Hari Penyempurnaan Agama Islam
Bulan Dzulhijjah disebut sebagai bulan dimana terdapat hari yang disebut penyempurnaan islam, hal itu sebagaimana telah dijelaskan dalam firman-Nya QS. Al Maidah ayat 3. Allah SWT berfirman:
“Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridai Islam sebagai agamamu.” (QS. Al-Maidah: 3)
Tentunya ini menjadi petunjuk betapa agungnya hari-hari di bulan Dzulhijjah dan sebagai mukmin kita harus senantiasa mengisisnya dengan berbagai amalan shaleh.
Waktu Berkumpulnya Induk Ibadah
Fadhilah Dzulhijjah yang selanjutnya adalah sebagaimana keterangan dari Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam kitabnya “Fathul-Bari” yang menuturkan
“Di antara sebab keistimewaan sepuluh hari Dzulhijjah adalah karena pada hari mulia tersebut berkumpul induk-induk ibadah yang tidak ada pada hari lainnya, mulai dari shalat, puasa, sedekah, dan haji.” (Fathul Bari, Ibnu Hajar, 2/460)
Hari-Hari yang Dicintai Allah SWT
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Tidak ada hari-hari untuk berbuat amal shalih yang lebih Allah cintai kecuali sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah.” Para shahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, sekalipun jihad fi sabilillah?”
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Sekalipun jihad fi sabilillah, kecuali seorang lelaki yang pergi berjihad dengan harta dan jiwanya lalu tidak kembali sedikit pun dari keduanya.” (HR. Tirmidzi)
Amalan Sunnah di 10 Hari Pertama Dzulhijjah
Melaksanakan Puasa Sunnah (1–9 Dzulhijjah)
Puasa di hari-hari awal sangat dianjurkan, terutama Puasa Arafah (9 Dzulhijjah). Rasulullah ﷺ bersabda:
Puasa pada hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah), aku berharap kepada Allâh, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya dan satu tahun setelahnya (HR. Muslim).
Memperbanyak Dzikir (Tahmid, Tahlil, Takbir)
Menghidupkan suasana takbir di rumah, masjid, dan tempat umum adalah sunnah. Dzikir seperti Subhanallah, Alhamdulillah, La ilaha illallah, Allahu Akbar sangat dianjurkan.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Tidak ada satu hari yang pahala di hari itu lebih besar di sisi Allah dan beramal di hari itu lebih dicintai di sisi Allah daripada sepuluh hari ini (Dzulhijjah). Oleh sebab itu perbanyaklah kalian bertahlil, bertakbir dan bertahmid.” (HR. Ahmad)
Menunaikan Ibadah Haji dan Umrah (Bagi yang Mampu)
Amal ini adalah amal yang paling utama, berdasarkan berbagai hadits shahih yang menunjukkan keutamaannya, antara lain Rasulullah ﷺ bersabda:
“Dari umrah ke umrah adalah tebusan (dosa-dosa yang dikerjakan) di antara keduanya, dan haji yang mabrur balasannya tiada lain adalah Surga.”
Bertaubat dan Meninggalkan Kemaksiatan
Allah berfirman:
“Dan bertobatlah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung.” (QS. An-Nur: 31).”
Momentum Dzulhijjah adalah waktu terbaik untuk bertaubat dan menjauhi maksiat.
Memperbanyak Amal Saleh Umum
Keutamaan atau fadhilah bulan Dzulhijjah yang lain adalah pahala amal shalih akan dilipat gandakan dari pada bulan-bulan selainnya.
Sebagaimana keterangan Ibnu Rajab Al-Hambali dalam kitab “Fathul Bari” bahwa amalan nafilah (sunah) yang dikerjakan pada sepuluh hari Dzulhijjah itu lebih utama daripada nafilah yang dikerjakan di sepuluh Ramadhan.
Bulan Dzulhijjah adalah bulan penuh keberkahan, termasuk dalam bulan haram yang dimuliakan Allah. Di dalamnya terdapat momen agung: Idul Adha, ibadah qurban, dan haji. Sepuluh hari pertama adalah kesempatan emas untuk memperbanyak amal saleh, puasa, dzikir, taubat, dan ibadah lainnya. Mari kita manfaatkan waktu ini dengan sebaik-baiknya agar mendapat ridha Allah dan keberuntungan di dunia serta akhirat.












