3 Keutamaan Menyantuni Anak Yatim

3 Keutamaan Menyantuni Anak Yatim

Kata Yatim  berasal dari bahasa Arab yang berarti seorang anak kecil yang ayahnya telah tiada dikarenakan meninggal dunia. Sebab, itu islam mengajarkan kepada umatnya untuk menyantuni anak-anak yatim yang berada di sekitarnya.

Selanjutnya seorang yatim juga merupakan tanggungan bagi setiap muslim yang merupakan titipan Allah swt. sebagai seorang muslim, kita dianjurkan untuk merawat, mencintai dan menyayangi sebagaimana seorang ayah memperlakukan anaknya.

Batasan seorang anak disebut yatim ialah sampai usia dewasa atau baligh. Adapun bagi anak yang memiliki hak waris dari ayahnya, setelah anak tersebut mencapai usia baligh, wali yatim harus menyerahkan harta waris tersebut kepada sang anak.

Islam menganjurkan kepada umatnya untuk senantiasa menyantuni dan menyangi seorang yatim, terlebih bagi mereka yang memiliki harta berlebih. Harapannya dengan mencintai dan menyantuninya, anak tersebut bisa tumbuh menjadi seorang yang berguna dan bermanfaat ditengah-tengah masyarakat.

Sejarah mencatat, bahwa banyak sekali tokoh-tokoh yang berpengaruh didunia, dimana tokoh tersebut merupakan seorang yatim yang dibesarkan tanpa kehadiran seorang ayah. Kita mengenai Nelson Mandela, Imam Syafi’i. Imam Ahmad bin Hambal, Imam Bukhori dan masih banyak tokoh-tokoh lainnya.

Menyantuni seorang yatim termasuk kedalam amal-amal shaleh yang memiliki limpahan pahala. Berikut adalah keutamaan menyantuni anak yatim yang wajib kamu ketahui.

Berada Dekat dengan Rasulullah di Surga

Bagi sahabat yang ingin dekat dengan Rasulullah saw. di surga hendaklah menyantuni dan menyayangi seorang yatim. Kedekatan antara orang yang menyantuninya dengan Rasulullah di surga diibaratkan seperti jari telunjuk dengan jari tengah.

Rasulullah saw. bersabda, “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini,” kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya” (HR. Bukhari, Shahih Bukhari, Sahl bin Sa’ad As-Sa’idiy: 5304).

Melunakan Kerasnya Hati Manusia

Salah satu amal shaleh yang satu ini dapat melembutkan hati seorang muslim. Kasih sayang yang ia berikan kepada anak yang ditinggalkan oleh ayahnya akan melunturkan sifat-sifat buruk seperti kikir, dusta, iri, dan dengki. Selain itu, Allah juga menjamin segala kebutuhan hidup seorang mukmin yang senantiasa menyantuninya.

Menyantuni seorang yatim secara tidak sadar telah membuat kita menggantikan figur orang tua dari anak tersebut, terutama figur seorang ayah, Oleh karena itu orang yang mengasihinya tidak akan kekurangan materi karena Allah akan menjamin dan melimpahkan pula rezeki baginya.

Memperoleh Perlindungan Dari Allah Pada Hari Kiamat

Menyantuni anak-anak yatim merupakan anjuran Allah dan rasul, dengan demikian barang siapa yang menyantuninya Allah sangat bermurah hati kepada hamba-Nya tersebut. Bahkan bagi orang yang mengasihi seorang yatim ia akan terbebas dari azab Allah swt. Sehingga ia akan mendapatkan perlindungan dari Allah pada hari kiamat kelak serta perbuatan baiknya selama di dunia akan menjauhkannya dari siksa dan api neraka.

Diatas adalah keutamaan menyantuni anak-anak yatim. Semoga dengan mengetahui keutamaannya dapat menjadikan kita terus meningkatkan amal shaleh kita serta lebih mencintai lagi anak-anak yatim disekitar kita.

Yuk santuni para yatim dan dhuafa bersama Yayasan Rahmatan Lil-Alamin Jakarta Timur, sahabat bisa berdonasi langsung dengan cara meng-klik link ini atau bisa datang langsung ke kantor sekretariat kami.

Share on Whatsapp

Leave a Reply