Menjelang hari raya Idul Adha setiap umat Islam yang diberi kecukupan rezeki senantiasa mempersiapkan diri untuk melaksanakan ibadah qurban yang datang hanya setahun sekali. Salah satu persiapan yang paling penting ialah membeli hewan qurban terbaik, baik dari bobotnya maupun harganya.
Tahukah sahabat, memilih hewan terbaik yang gemuk dan harganya paling mahal merupakan salah satu sunnah dalam pelaksanaan ibadah qurban. Sunnah-sunnah ini dapat menjadi pelengkap atau penyempurna ibadah qurban kita ketika kita mampu melaksanakannya dengan baik.
Selain memilih hewan terbaik, terdapat beberapa amalan sunnah lainnya yang dapat sahabat lakukan saat pelaksanaan ibadah qurban. Simak artikel ini sampai selesai yuk untuk mengetahuinya!
Sunnah Menyembelih Hewan Qurban
Mengutip dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa sunnah saat pelaksanaan ibadah qurban yang dapat sahabat lakukan.
1. Memilih Hewan Gemuk Berkualitas
Berqurban merupakan salah satu bentuk ketakwaan dan kecintaan hamba kepada Allah SWT. Tentunya dalam pelaksanaan ibadah ini kita harus senantiasa memberikan hewan yang paling mahal dan paling gemuk.
Hewan yang gemuk umumnya memiliki bobot yang lebih berat sehingga berpotensi menghasilkan banyak daging. Semakin banyak dagingnya, maka akan semakin besar manfaat yang diterima oleh penerima manfaat qurban kita.
Sahabat harus tahu bahwa berqurban dengan hewan yang paling mahal dan gemuk merupakan sesuatu yang dicintai oleh Allah Ta’ala. Dalam haditsnya, Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya kurban yang paling dicintai Allah adalah hewan paling mahal dan paling gemuk.” (HR. Ahmad, Al-Baihaqi, Al-Hakim)
Semakin bagus kualitas hewan yang kita sembelih, maka hal terus semakin menunjukan keikhlasan dan penghormatan kita terhadap syariat.
2. Tidak Memotong Rambut dan Kuku
Bagi sahabat yang hendak menunaikan ibadah qurban di hari raya Idul Adha, disunnahkan untuk tidak memotong atau mencabut kuku dan rambutnya mulai dari awal bulan Dzulhijjah hingga selesai waktu menyembelih hewan qurban. Hal itu sebagaimana disebutkan dalam hadits Nabi Saw berikut ini:
“Jika masuk bulan Dzulhijjah dan salah seorang dari kalian ingin menyembelih kurban, maka hendaklah ia tidak memotong sedikitpun dari rambut dan kukunya.” (H.R. Muslim).
3. Menyembelih Hewan Sendiri atau Menyaksikan Langsung
Sunnah berikutnya bagi sahabat yang hendak berqurban adalah menyembelih sendiri hewan qurbannya atau menyaksikan penyembelihannya secara langsung bagi sahabat yang mampu melaksanakannya.
Namun, jika sahabat tidak mampu melakukan hal tersebut, maka penyembelihan boleh dilangsungkan oleh orang lain atau tidak menyaksikan penyembelihannya. Rasulullah Saw. Bersabda:
“Fatimah, berdirilah dan saksikan hewan sembelihanmu itu. Sesungguhnya kamu diampuni pada saat awal tetesan darah itu dari dosa-dosa yang kamu lakukan. Dan bacalah, ‘Sesungguhnya salatku, sembelihanku, hidupku, dan matiku hanya untuk Allah Swt., Rabb alam semesta”. (HR. Abu Daud dan At-Tirmidzi).
4. Baca Basmalah dan Dzikir Saat Menyembelih
Salah satu tujuan dari pelaksanaan ibadah qurban ialah agar kita semua mengingat Allah serta mengagungkan-Nya. Sehingga dianjurkan pada saat prosesi qurban agar senantiasa membaca basmallah dan berdzikir. Hal ini menjadi salah satu sunnah yang sangat dianjurkan dalam pelaksanaan ibadah qurban.
Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Hajj ayat 36 yang berbunyi: “Sebutlah nama Allah ketika menyembelihnya.”
5. Makan Daging Qurban
Pelaksanaan ibadah qurban merupakan momen yang penuh kegembiraan karena semua kalangan dapat mencicipi daging qurban yang lezat dan kaya akan kandungan protein. Disunnahkan bagi sahabat yang berqurban agar makan daging qurban, meski hanya sedikit.
Dalam Q.S. Al-Hajj: 28, Allah Swt berfirman: “Agar mereka menyaksikan berbagai manfaat untuk mereka dan agar mereka menyebut nama Allah pada beberapa hari yang telah ditentukan atas rezeki yang diberikan Dia kepada mereka berupa hewan ternak. Maka makanlah sebagian darinya dan (sebagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir.”
Dan dalam hadits ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha dengan lafaz, “Makan, simpan, dan bersedekahlah kalian (dari kurban kalian).” (H.R. Muslim: 1971).
6. Menyembelih di Hari Raya Ied
Berikutnya, sangat dianjurkan bagi sahabat yang hendak berqurban agar melakukan prosesi pemotongan hewan setelah pelaksanaan shalat ied pada tanggal 10 Dzulhijjah. Dalam hadits dari Al-Barra bin ‘Azib bahwa Rasulullah Saw. Bersabda, “Sesungguhnya yang kita mulai pertama kali pada hari (Idul Adha) ini adalah salat, kemudian kita pulang lalu menyembelih kurban.” (H.R Bukhari dan Muslim).
Namun demikian, jika tidak memungkinkan untuk melakukan prosesi penyembelihan pada tanggal 10 Dzulhijjah, sahabat dapat melakukannya pada hari Tasyrik yakni pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.
Sahabat, itulah ulasan beberapa sunnah yang dapat sahabat kerjakan pada saat pelaksanaan ibadah qurban. Semoga qurban kita menjadi sebab meningkatnya ketakwaan serta keimanan kita kepada Allah SWT.Cari tahu ide kemasan daging qurban yang ramah lingkungan yuk, dalam artikel berikut ini: Ide Kemasan Daging Qurban yang Ramah Lingkungan












