Amalan Sunah Kurban Ini Berpahala Besar, Apa Saja?

You are currently viewing Amalan Sunah Kurban Ini Berpahala Besar, Apa Saja?
Salah satu sunah kurban adalah menyembelih sendiri.

Tahukah kamu jika sebelum melaksanakan kurban, ada sunnah-sunnah kurban yang dapat kamu lakukan?

Saat melaksanakan kurban/merayakan Idul Adha bagi yang mampu sangat dianjurkan untuk berkurban. Mereka bisa memberikan hewan qurban seperti  domba,kambing atau sapi. Nantinya, hewan kurban tersebut akan disembelih dan dibagikan kepada mereka yang kurang mampu.

Nah, sunnah-sunnah berpahala besar di hari Raya Idul Adha ini bisa kamu lakukan. Berikut beberapa sunnah-sunnah kurban saat Idul Adha yang dirangkum Qurbanku.

Hewan Yang di Kurbankan Harus Gemuk

Hewan Kurban haruslah yang sehat dan gemuk

Saat berkurban, hendaknya memilih hewan yang gemuk dan memiliki daging banyak. Mengapa demikian, karena daging yang akan dibagikan porsi yang banyak dan dibagikan ke banyak orang. Kalau daging hewan kurban sedikit, penerima daging juga akan menerima sedikit.

Itulah mengapa salah satu sunnah kurban menyebutkan hal ini. Dalam hadis yang diriwayatkan Imam Ahmad, Albaihaqi dan Hakim, Nabi Muhammad bersabda: “Sesungguhnya kurban yang paling dicintai Allah adalah hewan paling mahal dan paling gemuk.”

Jika kamu memiliki hewan kurban yang kurus, beri makan dan rawatlah dahulu agar saat disembelih menjadi gemuk. Itulah kenapa membeli hewan kurban harus dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya untuk memastikan kondisi hewan kurban sempurna.

Tidak Memotong Kuku dan Bulu Hewan Kurban

Kuku kaki dan bulu-bulu hewan kurban tidak di cabut dan dicukur sebelum di sembelih

Hewan kurban yang akan disembelih hendaknya dirawat dan diberi pakan yang baik. Kuku kakinya tidak boleh dipotong atau dicabut, begitupula rambut tidak boleh digunduli. Setelah hewan kurban disembelih, barulah bisa diproses pemotongan kuku dan rambut hewan tersebut.

Menyembelih Sendiri

Ketika kurban, disarankan untuk melakukan penyembelihan hewan sendiri. Hewan yang akan disembelih harus dengan pisau tajam dan menghadap kiblat. Namun, tidak semua orang dapat menyembelihnya, apalagi kaum hawa yang secara fisik jauh lebih lemah.

Bahaya bila terkena tendangan dari hewan kurban. Alternatif lain dari menyembelih sendiri hewan kurban adalah dengan melihat proses penyembelihan. Siapa saja pekurban harus datang dan melihat meski hanya sunnah.

Setelah hewan selesai disembelih, mereka yang berkurban boleh meninggalkan dan mereka juga dapat menunggu untuk mendapatkan beberapa bagian daging hewan kurbannya.

Saat Disembelih di Hari Raya

Penyembelihan hewan kurban memang dapat dilaksanakan di Hari Tasyrik yakni 11, 12, dan 13 Zulhijah. Namun, disarankan untuk penyembelihan dilakukan pada 10 Zulhijah atau tepat saat Hari Raya Idul Adha pasca salat Ied.

Sunnah ini ada di hadis riwayat Bukhori, Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya yang kita mulai pertama kali pada Hari Raya ini adalah salat, kemudian kita pulang lalu menyembelih hewan kurban.”

Makan Daging Kurban Bersama-sama

Semua orang yang berkurban, dianjurkan makan daging meski hanya sedikit saja. Hal ini termaktub dalam Al-Quran Surat Al Hajj:28. Allah SWT berfirman:

 “Makanlah bagian hewan kurban tersebut dan sedekahkan kepada orang yang membutuhkan” Kalau tidak bisa makan banyak, ambil sedikit saja. Selebihnya bisa diberikan pada panitia kurban untuk dibagikan lagi ke semua orang.

Amalan sunnah memang dapat dilakukan atau tidak. Namun, kalau bisa melaksanakan sunnah kurban dengan sempurna, pahala yang didapatkan akan semakin banyak. Oleh karena itu, pelajari amalan sunah di atas agar saat berkurban, semua bisa berjalan dengan baik dan lancar.

Share on Whatsapp

Leave a Reply