Bulan Muharram Tiba, Yuk Tunaikan Amalan Sunnah Bulan Muharram Ini

You are currently viewing Bulan Muharram Tiba, Yuk Tunaikan Amalan Sunnah Bulan Muharram Ini

Amalan Sunnah Bulan Muharram – Meskipun masih berada dalam kondisi pandemi Covid-19, umat islam tetap bersuka cita dalam menyambut Tahun Baru Islam 1443 H. Sebagian ada yang mengadakan khataman quran berjamaah dan tausiah kegamaan bertema tentang hijrah nabi sampai amalan sunnah di bulan Muharram.

Muharram merupakan bulan pertama dalam kalender hijriah serta termasuk ke dalam empat bulan haram yang terdiri dari Dzulqaidah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab. Disebut bulan haram karena pada bulan ini umat Islam dilarang berperang kecuali berada dalam keadaan darurat.

Amalan Sunnah Bulan Muharram | Indonesia Berbagi
Amalan sunnah bulan Muharram.

Muharram yang memiliki arti diharamkan atau yang sangat dihormati ini merupakan bulan gencatan sejata atau bulan perdamaian. Artinya setiap muslim di manapun ia berada harus selalu menjunjung tunggi perdamaian dan tidak boleh mengobarkan api peperangan jika tidak diperangi terlebih dahulu.

Nilai dan semangat yang dapat diambil pada bulan ini ialah pengendalian diri guna terciptanya  kedamaian dan ketentraman hidup, baik secara fisik, sosial, maupun spiritual. Sebagai bulan haram, di bulan muharram ini setiap kebaikan akan Allah lipatgandakan pahalanya. Sebaliknya, perbuatan maksiat akan Allah lipatgandakan dosanya.  Berikut adalah amalan sunnah di Bulan Muharram yang dapat sahabat kerjakan.

1. Berpuasa

Amalan Sunnah Bulan Muharram | Indonesia Berbagi
Puasa di bulan Muharram merupakan puasa yang paling utama setelah puasa di bulan Ramadhan.

Puasa merupakan amalan yang memiliki keistimewaan di sisi Allah. Melalui puasa inilah umat islam dilatih dan dibiasakan untuk sebisa mungkin mampu mengendalikan diri agar tidak mudah dijajah oleh hawa nafsu. Seperti halnya hawa nafsu dendam dan amarah yang dapat merusak perdamaian dan ketentraman hidup.

Puasa di bulan Muharram merupakan puasa yang paling utama setelah puasa di bulan Ramadhan.  Rasulullah SAW bersabda “Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa di bulan Muharram.”

Pada hari ke sepuluh di bulan Muharram, umat islam dianjurkan untuk menunaikan ibadah puasa sunah Asyuro, dimana puasa ini memiliki keutamaan yang besar yakni dapat menghapuskan dosa satu tahun kebelakang.

Dalam menunaikan ibadah puasa di hari Asyura, Rasulullah menganjurkan untuk menambahkan puasa pada sehari sebelumnya atau sesudahnya guna membeedakan dengan puasa yang ditunaikan oleh umat Yahudi. Rasulullah SAW bersabda “Berpuasalah kalian di hari Asyura dan bedakanlah dengan Yahudi dengan berpuasa sehari sebelumnya atau sesudahnya.” (Al-Baihaqi).

2. Bersedekah dan Membahagiakan Keluarga

Saling melapangkan kebutuhan orang lain dengan sedekah merupakan salah satu bentuk usaha untuk menciptakan kedamaian dan ketentraman. Di bulan Muharram ini, setiap muslim dianjurkan untuk memperbanyak sedekah guna membantu orang lain yang membutuhkan.

Bulan Muharram yang bertepatan pada kondisi PPKM ini merupakan kesempatan bagi yang memiliki harta berlebih untuk bersedekah. Dari Abdullah bin Amru bin Al-Ash, Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa berpuasa di hari Asyura, maka seakan-akan berpuasa selama setahun, dan barangsiapa bershadaqah di hari ini, maka seakan-akan bershadaqah selama satu tahun.”

Amalan Sunnah Bulan Muharram | Indonesia Berbagi
Membahagiakan keluarga di hari Asyuro.

Selanjutnya, pada hari ke sepuluh juga umat islam dianjurkan untuk membahagiakan dan memuliakan keluarga. Dari Abi Sa’id al-Khudri, Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa menyenangkan keluarganya di hari Asyura, maka Allah akan memberikan kesenangan kepadanya (meluaskan rizkinya) di tahun-tahun berikutnya.” (HR. Al-Baihaqi dan Ath-Thabarani)

3. Bertaubat dan Memperbanyak Amal Shaleh

Taubat adalah kembali kepada Allah dari perkara yang Dia benci menuju perkara yang disenangi-Nya. Menyesali atas dosa yang telah diperbuat dan bertekad untuk tidak mengulanginya lagi. Manusia merupakan makhluk yang tak pernah luput dari dosa dan salah, maka taubat adalah tugasnya seumur hidup.

Umat islam pada dasarnya dianjurkan untuk bertaubat dan terus memperbaruinya setiap saat untuk meraih ampunan dari-Nya. Akan tetapi dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa hari Asyura merupakan hari dimana Allah memberikan pengampunan-Nya kepada sebuah kaum di bulan Muharram.

Selain bertaubat dan kembali kepada-Nya, pada bulan Muharram yang termasuk ke dalam empat bulan haram ini umat islam dianjurkan untuk memperbanyak amal shaleh. Salah satu keutamaan dari bulan haram ialah dilipatgandakannya pahala kebaikan dari amal shaleh yang dikerjakan.

Baca Juga : Meredam Wabah Dengan Banyak Sedekah

Sebaliknya, maksiat yang dikerjakan pada bulan haram maka dosanya akan dilipat gandakan. Untuk itu di bulan Muharram ini mari kita perbarui terus taubat kita, memperbanyak amal shaleh dan menghindari segala bentuk perbuatan maksiat dan dosa.

Semoga di bulan pertama di bulan Hijriah ini, kita semua mampu menjadi pribadi baru yang senantiasa memperbarui taubat serta memperbanyak amal shalehnya. Aamiin

Share on Whatsapp

Leave a Reply