Al-Quran merupakan kitab suci yang mulia, seorang muslim dianjurkan untuk membaca, mentadabburi, dan mengamalkan isinya. Dalam membacanya, seorang muslim harus memperhatikan adabnya untuk meraih kesempurnaan pahalanya.
Beberapa adab yang sangat penting untuk sahabat perhatikan saat membaca Al Quran diantaranya: Meluruskan niat saat membacanya, membacanya dalam keadaan suci, menghadap kiblat, tartil, dan khusyuk.
Artikel ini akan mengulas tentang ada membaca Al Quran secara lengkap dengan dalilnya. Baca artikel ini sampai selesai untuk mengaplikasikan adab membaca Al Quran dengan baik dan benar, baca sampai selesai yuk!
Adab Membaca Al Quran Lengkap dengan Dalilnya
Sahabat, berikut adalah sejumlah adab membaca Al Quran yang penting sahabat perhatikan saat membaca kalam Allah untuk meraih kesempurnaan pahalanya.
1. Meluruskan Niat Saat Membacanya
Hendaknya bagi sahabat yang akan membaca Al Quran meluruskan niat terlebih dahulu, ikhlas hanya mengharapkan ridha Allah Ta’ala, bukan ingin mencari dunia atau pujian dari orang lain.
2. Membacanya dalam Keadaan Suci
Disunnahkan bagi seorang Muslim untuk membaca Al Quran dalam keadaan suci dari hadats dengan cara berwudhu terlebih dahulu. Hal itu sebagaimana hadits Nabi Saw yang diriwayatkan imam Daruquthni.
Dari Abu Bakr bin Muhammad bin ‘Amr bin Hazm dari ayahnya dari kakeknya, sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menulis surat untuk penduduk Yaman yang isinya, “Tidak boleh menyentuh Al-Qur’an melainkan orang yang suci”. (HR. Daruquthni)
3. Menghadap Kiblat
Membaca Al Quran dengan menghadap kiblat termasuk salah satu adab yang dianjurkan. Setelah menghadap kiblat, sahabat dapat membaca Al Quran sambil duduk dengan tenang, tidak tergesa, agar hati pun ikut tenang.
4. Membacanya di Tempat yang Bersih
Pilihlah tempat yang bersih untuk membaca Al Quran, dalam hal ini para ulama sangat menganjurkan membaca Al Quran di masjid. Di samping masjid adalah tempat yang bersih dan dimuliakan. Selain itu, ketika sahabat memilih masjid sebagai tempat membaca Al Quran, disaat yang sama sahabat akan meraih keutamaan I’tikaf. Imam Nawawi rahimahullah menyatakan:
“Hendaklah setiap orang yang duduk di masjid berniat i’tikaf baik untuk waktu yang lama atau hanya sesaat. Bahkan sudah sepatutnya sejak masuk masjid tersebut sudah berniat untuk i’tikaf. Adab seperti ini sudah sepatutnya diperhatikan dan disebarkan, apalagi pada anak-anak dan orang awam (yang belum paham). Karena mengamalkan seperti itu sudah semakin langka.” (At-Tibyan, hlm. 83).
5. Membaca dengan Tartil
Tartil dalam membaca Al Quran artinya membacanya secara perlahan, teratur, jelas, memperhatikan tajwid, serta makharijul huruf.
Allah SWT berfirman dalam QS. Al Muzzammil ayat 4: “Dan bacalah Al Quran itu dengan perlahan-lahan.”
6. Memulai dengan Bacaan Taawudz dan Basmalah
Sebelum membaca Al Quran, kita dianjurkan untuk membaca isti’adzah/ta’awudz terlebih dahulu untuk memohon perlindungan dari godaan syaitan. Allah SWT berfirman:
“Dan bila kamu akan membaca Al-Qur’an, maka mintalah perlindungan kepada Alloh dari (godaan-godaan) syaitan yang terkutuk.” (QS. An-Nahl: 98)
Kemudian, dianjurkan juga untuk membaca basmalah sebelum membaca Al Quran kecuali pada surat bara’ah/At-Taubah.
7. Membaca dengan Suara Lirih dan Khusyuk
Adab membaca Al Quran berikutnya adalah membacanya dengan suara lirih dan khusyuk. Hindari membaca mushaf dengan suara yang keras agar tidak mengganggu orang lain, terutama orang yang shalat. Rasulullah SAW bersabda:
“Ingatlah bahwasanya setiap dari kalian bermunajat kepada Rabbnya, maka janganlah salah satu dari kamu mengganggu yang lain, dan salah satu dari kamu tidak boleh bersuara lebih keras daripada yang lain pada saat membaca (Al-Qur’an).” (HR. Abu Dawud, Nasa’i, Baihaqi dan Hakim).
8. Membersihkan Mulut
Membersihkan mulut dengan siwak atau alat sejenisnya sebelum membaca Al Quran termasuk ke dalam sunnah dan adab dalam tilawah Al Quran.
9. Khusyuk dan Mentadabburi Setiap Ayat yang Dibaca
Hendaknya ketika membaca Al-Qur’an dalam keadaan khusyu’ dan berusaha untuk mentadabburi (merenungkan) setiap ayat yang dibaca. Allah SWT menjelaskan sebagian dari sifat-sifat hamba-Nya saat membaca Al Quran.
“Dan mereka menyungkur atas muka mereka sambil menangis dan mereka bertambah khusyu’.” (QS. Al-Isra’: 109).
Namun demikian tidaklah disyariatkan bagi seseorang untuk pura-pura menangis dengan tangisan yang dibuat-buat.
Sahabat, demikianlah beberapa adab dalam membaca Al Quran yang sangat penting untuk diperhatikan untuk meraih kesempurnaan pahalanya. Tidak hanya itu, menerapkan adab-adab tersebut juga termasuk ke dalam cara kita untuk memuliakan kitab suci yang diturunkan kepada Rasulullah SAW ini.
Agar lebih semangat dalam membacanya secara rutin, ketahui beberapa keutamaan membaca Al Quran secara rutin dalam artikel ini: Keutamaan Tilawah Quran Secara Rutin
Referensi:
Muslim.or.id. Adab Membaca Al Quran. Diakses pada 25 Agustus 2025 dari: https://muslim.or.id/104-adab-membaca-al-quran.html
Rumaysho. 8 Adab Membaca Al Quran. Diakses pada 25 Agustus 2025 dari: https://rumaysho.com/11261-8-adab-membaca-al-quran.html
Suara Muhammadiyah. Adab Membaca (Meletakkan) Al Quran. Diakses pada 25 Agustus 2025 dari: https://web.suaramuhammadiyah.id/2020/01/20/adab-membaca-meletakkan-al-quran/











